Rumah Yang Tidak Dihuni Akan Lebih Mudah Rusak

Rumah 68a

Berbeda dengan benda yang lainnya, rumah yang jarang digunakan atau jarang dihuni akan mengalami kerusakan lebih cepat yang diakibatkan oleh banyak hal yang secara bertahap akan merusakan fisik dari rumah tersebut. Bahkan bagian yang rusak dari rumah yang tidak dihuni ini bukan hanya bagian permukaan saja tapi bagian dalam struktur bangunan hingga pada bagian pondasi bangunan rumah. Kerusakan ini terjadi secara perlahan namun jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan rumah yang selalu dihuni. Kabar buruknya lagi adalah bahwa rumah yang sudah lama tidak dihuni akan mengalami penurunan nilai jual bahkan bisa lebih murah dibandingkan dengan rumah rumah seusia pada umumnya. Adapun berbagai hal yang dapat dengan mudah merusak rumah ketika anda tidak menghuni rumah tersebut adalah sebagai berikut :

Rumah 68b

  • Rumah yang tidak dihuni otomatis tidak akan terkontrol sehingga menjadi tempat yang indah untuk bersarangnya laba laba. Bukan hanya laba laba, serangga pun akan sangat menyukai tempat yang tidak dihuni karena tidak terganggu aktifitasnya. Nah sarang laba laba dan serangga ini akan mengotori rumah sehingga akan merusak cat dan rumah akan menjadi tidak terawat.
  • Ketika rumah jarang dihuni, maka ruangan yang ada di dalam rumah akan sulit mendapatkan udara yang segar. Dengan udara yang tidak masuk maka mengakibatkan ruangan menjadi panas hingga akhirnya akan merusak berbagai material bahan yang ada di ruangan tersebut.
  • Jika terjadi kerusakan kerusakan kecil tidak akan langsung diperbaiki sehingga akan bertambah besar dan terus membesar. Ini adalah ancaman karena lama kelamaan akan merusakan material sekitar kerusakan tersebut.

Rumah 68c

  • Selain kerusakan, mikro organisme seperti kuman dan bakteri akan dengan mudah berkembang biak di rumah yang tidak dihuni. Perkembang biakan ini tentunya akan mengakibatkan kerusakan yang pasti khususnya pada material bahan yang mudah dihancurkan oleh kuman dan bakteri.
  • Selain material yang mudah dirusakan oleh bakteri dan kuman, material yang sifatnya keras dan sulit ditembus oleh mikro organisme seperti besi dan peralatan dapur pun akan cepat rusak baik itu oleh karat ataupun oleh kotoran yang menempel pada permukaannya.
  • Rumah yang tidak dihuni akan mengakibatkan mudah rusaknya penyangga bangunan tersebut. Hal ini wajar karena rumah yang tidak dihuni akan jarang dirawat apalagi direnovasi yang tentunya akan mudah rubuhnya rumah tersebut.
  • Jika rumah yang tidak dihuni tersebut berada pada wilayah rentan banjir, bekas banjir yang tidak segera dibersihkan akan mengakibatkan kerusakan secara permanen pada material tertentu khususnya furniture berbahan kayu. Bahkan pada dinding dan material besi pun akan mudah rusak akibat tidak segera dibersihkan dari bekas banjir tersebut.

Rumah 68d

Selain karena kondisi alam, rumah yang tidak dihuni pun akan cepat rusak diakibatkan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab dengan unsur kesengajaan merusak rumah yang tidak dihuni ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *